Sektor F&B Jadi Penopang Revenue Hotel di Tengah Lesunya MICE

Naralensa.com_Tangerang — Industri perhotelan saat ini menghadapi tantangan akibat belum optimalnya aktivitas Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE). Di tengah kondisi tersebut, sektor Food & Beverage (F&B) justru menjadi salah satu sumber pendapatan yang semakin penting bagi hotel.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Banten Ashok Kumar mengatakan, kondisi pasar saat ini mendorong pelaku industri perhotelan untuk tidak hanya mengandalkan pendapatan dari kamar maupun kegiatan MICE. Pengembangan bisnis F&B menjadi salah satu strategi yang dapat membantu hotel menjaga sekaligus meningkatkan revenue.

“Sekarang F&B menjadi salah satu sektor yang cukup mendongkrak revenue hotel. Ketika sektor MICE sedang sepi, hotel harus mampu mengoptimalkan potensi lain, salah satunya melalui restoran, kegiatan kuliner, dan berbagai program F&B yang menarik masyarakat,” ujar Ketua PHRI Banten Ashok Kumar

Menurutnya, restoran hotel kini tidak hanya ditujukan bagi tamu yang menginap. Dengan konsep, menu, harga, serta program promosi yang tepat, F&B hotel dapat menarik masyarakat umum untuk datang dan menjadikan restoran hotel sebagai destinasi kuliner.

Berbagai inovasi seperti buffet, paket makan keluarga, promo akhir pekan, kuliner tematik, hingga kegiatan yang melibatkan komunitas menjadi peluang bagi hotel untuk meningkatkan transaksi F&B. Strategi tersebut juga dapat memperluas pasar di luar segmen tamu hotel dan korporasi.

Ia menambahkan, kondisi MICE yang belum sepenuhnya kembali pada tingkat yang diharapkan membuat hotel perlu melakukan diversifikasi sumber pendapatan. Kreativitas dalam mengemas produk F&B menjadi salah satu kunci agar hotel tetap memiliki daya saing di tengah persaingan industri hospitality yang semakin ketat.

“Hotel harus lebih kreatif melihat peluang. Jangan hanya menunggu okupansi kamar atau kegiatan MICE. F&B harus dikembangkan menjadi bisnis yang berdiri sendiri dan mampu menarik customer dari luar hotel,” katanya.

IFBEC Banten Dorong Pertumbuhan Bisnis F&B

Senada dengan hal tersebut, Ketua Indonesian Food & Beverage Executive Association (IFBEC) Banten, Dimas Purbo Iskandar, mengatakan bahwa pihaknya akan terus mendorong pertumbuhan industri F&B di Banten melalui penguatan komunitas dan peningkatan kapasitas para pelaku usaha maupun profesional di bidang food and beverage.

Dimas menegaskan, IFBEC Banten tidak hanya akan menjadi wadah berkumpul bagi para profesional F&B, tetapi juga berupaya menjadi ruang untuk saling memberikan motivasi, berbagi pengalaman, membangun jaringan, serta membuka peluang bisnis bagi para anggotanya.

“Ke depan saya akan terus memotivasi teman-teman anggota IFBEC Banten untuk terus berkembang. Kami juga akan terus menambah anggota, sehingga IFBEC Banten semakin besar dan semakin banyak pelaku F&B yang bisa bergabung, berkolaborasi, dan bersama-sama membuat bisnis F&B semakin menggeliat,” ujar Dimas.

Menurut Dimas, semakin banyak pelaku industri F&B yang terlibat dalam organisasi dan komunitas profesional, semakin besar pula peluang terciptanya kolaborasi antarhotel, restoran, supplier, pelaku usaha kuliner, hingga berbagai stakeholder lainnya.

Ia menilai, pertumbuhan bisnis F&B tidak hanya memberikan dampak terhadap revenue hotel, tetapi juga memiliki efek berantai terhadap sektor ekonomi lainnya, mulai dari pemasok bahan makanan, tenaga kerja, pelaku UMKM, hingga sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama membangun ekosistem F&B yang sehat. Kita saling support, saling memberikan informasi dan peluang, serta terus meningkatkan kualitas. Dengan begitu, bisnis F&B di Banten bisa semakin maju dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi industri pariwisata dan hospitality,” katanya.

Dengan semakin berkembangnya tren kuliner dan perubahan perilaku konsumen, sektor F&B dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu penggerak utama bisnis perhotelan. Optimalisasi restoran dan berbagai produk kuliner diharapkan mampu membantu menjaga stabilitas revenue hotel sekaligus menciptakan pengalaman baru bagi masyarakat.

Sementara itu, penguatan komunitas seperti IFBEC Banten diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antarpelaku industri sekaligus mendorong lahirnya berbagai inovasi baru yang membuat sektor F&B semakin kompetitif dan menggeliat di Banten.

Lebih baru Lebih lama